Untuk Kamu Yang Sayang Sepatu
Selamat Malam Maisanoizart !
Halah sok sok punya fans -_-"
Malam ini saya membahas soal sepatu. Saya gak punya koleksi sepatu yang banyak seperti para selebriti, tapi saya cukup selektif dalam merawat sepatu. Ya justru karena sepatu saya sedikit jadi kudu dirawat baik-baik biar awet.
Sebelumnya saya cuma berbagi sedikit pengalaman masalah sepatu saya.
Biasanya saya selalu ngebersihin sepatu saya sendiri kalo keliatannya kotor. Cuma pada hari itu, saya lagi banyak orderan design. Ya gak juga sih, cuma males aja karena waktu itu lagi musim hujan, Sangat menakutkan bagi saya kalo sepatu itu gak kering karena baunya bakalan gak enak dan ada kemungkinan besar mempengaruhi kaki. Sebenernya memang keinginan saya untuk selalu bawa sepatu ke salon, biar lebih awet tapi kayaknya dompet saya tidak akan sanggup menerima kenyataan itu dan alasan lain adalah salon sepatu yang saya tau itu jaraknya cukup jauh, ada di Sengkaling arah menuju ke Batu. Nah karena ada salon sepatu yang baru aja buka, jaraknya juga gak terlalu jauh dari rumah, saya cobalah untuk masukkan sepatu ke situ. Karena proses pengerjaan sekitar 4 hari dan sepatu yang saya masukkan ada 2, cukup membingungkan kalo tiba-tiba pengen keluyuran. Saya memutuskan untuk paket one day service dengan tambahan biaya 10.000. Jadi untuk pencucian sepatu sendiri biayanya 25.000 + 10.000 = 35.000 x 2 sepatu = 70.000. Tidak main-main bukan ? 70.000 bisa makan KFC berdua loh -_-" dan saya habiskan cuma untuk cuci sepatu yang sebenarnya bisa saya lakukan sendiri. Dan langsung saya lunasi, padahal biasanya dibayar pada saat pengambilan, yahh itu bukti kalo waktu itu saya sangat excited. Emm mungkin lebih tepatnya saya takut uangnya kepake buat yang lain.
Besoknya, tepat dijam yang sama pada saat saya mengantarkan sepatu, saya jemputlah kedua sepatu saya dengan wajah yang berseri-seri seperti kondisi matahari pada waktu itu yang tiba-tiba menjadi terik. Waktu si mas ngasih sepatunya, seperti ada yang mengganjal dalam hati saya,"Ini sepatu kok kayaknya gak berubah ?"
Okelah saya langsung pulang, saya cek lagi sepatu saya dan kata hati saya masih konsisten, "Ini sepatu dicuci apa gak sih ? Kok gak berubah ? Kok masih bersihan aku cuci sendiri ?"
Ya memang pada waktu itu sepatu saya dua-duanya wangi sekali aroma bubble gum dan masih awet sampai seminggu lebih, ngalah-ngalahin parfum laundry. Tapi sebenarnya bukan itu yang saya inginkan, bukan itu yang mimpikan. Harapan saya, sepatu saya kembali dengan kondisi bersih. Walaupun begitu, saya masih berpositif thinking, "Ah mungkin emang lupa dicuci soalnya yang one day service kebanyakan jadi disemprot parfum aja, gak papalah, pengalaman."
Percobaan kedua, saya tidak lagi mempercayakan salon tersebut untuk cuci sepatu, tapi recolour sepatu. Jadi awalnya sepatu saya itu slip on denim, karena saya suka teledor sepatu saya ketetesan cairan bayclin waktu saya membersihkan noda di jeans putih. Sebenernya sebelah doang yang kena, cuma saya gak kepengen melakukan atraksi dengan mercikin cairan bayclin ke sepatu sebelahnya seperti saran sodara dan teman-teman saya. Makanya saya memilih untuk recolour sepatu. Khawatir warnanya bakalan mis jauh kalo direcolour seperti warnanya aslinya, saya memilih warna yang lebih gelap biar aman. Navy, saya pilih navy karena warna denim pasti kalah sama navy, jadi warnanya bakalan nyatu dan karena warna hitam terlalu mainstream, ntar dikira anak sekolah beneran. Ternyata kekhawatiran saya masih berlaku -__-" realita memang selalu ditakdirkan jauh dari ekspektasi. Baru sejam yang lalu saya jemput sepatu saya yang direcolour dengan estimasi waktu 2 minggu dan dibanderol harga 120.000, ternyata warnanya sangat mis. Warnanya sepatu saya bukan navy, tapi semi-semi ungu, UNGU !
Entah masnya waktu itu budek atau mas yang ngerjain gak ngerti warna. Kalo warna asli sepatu saya merah, kemudian saya minta recolour navy warnanya jadi ungu, it's okay mas. Tapi sepatu saya denim atau blue chambray atau gampangnya biru muda lah, harusnya sesama biru nyatu dong. Pliss mendingan saya wenter aja, modal 2000 doang buat beli wenternya. Kalo saya gak sayang-sayang 120.000 ditambah sedikit udah bisa dapat sepatu baru mas -_-" Pliss kerja yang profesional lah
Ini preview sepatu saya, sebelum dan sesudah direcolour. Difoto mungkin masih keliatan navy, padahal asli itu rada-rada ungu menggelikan dan sepatu saya terlihat seperti sepatu 50 ribuan. Dan yang lebih saya takutkan adalah kalo dipake warnanya bakalan luntur. Syukur kalo cuma kubas, kalo luntur terus nempel di kaki ? Oh My Lord
Dari dua kasus ini, saya memang tidak melakukan komplain karena percuma, sepatu saya gak bakal kembali, sekalipun kembali mungkin hasilnya juga paling beda tipis dan saya bukan orang yang hobby adu argumen.
Jadi untuk kamu yang sayang sepatu, kalo memang mau bawa sepatu ke salon. Patikan salon itu memang bener-bener bagus dan terpercaya. Jangan mudah percaya pada testimoninya di instagram, karena testimoni dari mulut customer langsung itu lebih akurat.
Dan buat kamu yang lebih suka ngerawat sepatu sendiri, saya ada tips untuk membersihkan sepatu tanpa dicuci atau dibilas. Ini lebih ditujukan untuk sepatu yang BUKAN berbahan suede. Tips ini sebenernya saya dapat dari youtube yang sudah saya buktikan dan berhasil. Cuma saya lupa siapa vloggernya, yang jelas orang luar negeri.
1. Sediakan wadah plastik, sikat gigi bekas, baking soda, sabun pembersih *saya pake vanish*, dan air secukupnya.
2. Setelah itu campurkan bahan tersebut hingga menjadi pasta yang nampak berbusa.
3. Aplikasikan pasta tersebut ke seluruh bagian sepatu menggunakan sikat gigi. Masukkan tali sepatu pada pasta tersebut, tidak perlu disikat.
4. Setelah itu jemur sepatu dan talinya, usahakan jangan terkena sinar matahari langsung karena dapat merusak lem dan warna sepatu.
5. Setelah kering, tepuk-tepuk sepatu atau gunakan sikat yang kering untuk menghilangkan bekas bubuk baking soda yang masih menempel.
Baking soda dipercaya ampuh menghilang bau, noda dan kuman. Jadi sangat recommended untuk membersihkan sepatu. Bahkan ada yang mengaplikasikan baking soda pada wajah untuk menghilangkan jerawat, tapi cuma baking soda + air, jangan ditambah sabun permbersih.
Tambahan sedikit buat cewe-cewe penggemar sepatu dan sandal jelly, tips ini juga berfungsi untuk sepatu dan sandal jelly kamu.Hanya saja kamu perlu merendam sandal atau sepatu kamu ke dalam air hangat yang udah dicampur baking soda. Selanjutnya, lakukan cara yang sama.
Untuk perawatan sol putih sepatu, kamu bisa aplikasikan pasta gigi, ingat yang berbentuk pasta putih bukan gel. Aplikasikan pasta gigi pada sol sepatu yang berwarna putih menggunakan sikat. Setelah itu cukup dilap dengan canebo atau tissue, gak perlu dibilas pake air. Pasta gigi ini berfungsi untuk membersihkan saja, tidak bisa memutihkan. Selain sepatu, kamu juga bisa pake pasta gigi untuk membersihkan tas leather kamu yang berwarna putih. Nah, kalo kamu mau sol sepatu kembali putih seperti baru, silahkan pake cairan unyellowing atau masukkin ke salon dan minta diunyellowing. Tapi ingat, harus selektif dalam memilih salon sepatu ya.



0 komentar