Banteng atau Garuda ? Saya Pilih yg Ada Badaknya
Besok adalah hari
penentuan siapa pahlawan Indonesia untuk lima tahun ke depan. Apakah bapak
militer ksatria garuda atau bapak kotak-kotak pengusaha mabel ? Entahlah,karena saya gak ikut milih.
Membahas soal
pemilu, saya agak bingung sama pemilu di Indonesia. Pemilu yang menghalalkan
segala cara,ada money politik,kampanye hitam,kambing hitam,iga lada hitam ...
eitss.
Bukan saya anti politik,tapi saya gak suka sesuatu yang
berlebih-lebihan. Contohnya,kampanye di social media. Entah kenapa menurut saya itu menggangu waktu senjang seseorang yang pengen relax.
Misalnya lo lagi stres gara-gara tugas numpuk, kemudian
listrik mati berjam-jam, pengen ngemall tapi dompet lo gak mendukung, mau makan
inget puasa, tetangga lo kiri kanan dangdutan 7 hari 7 malam. Trus lo ngambil
gadget,buka twitter rencananya mau ngeluapin semua emosi lo lewat akun alay
milik lo dan ternyata... setelah masuk di timeline beberapa orang debat soal
capres. Karena perdebatan mereka meremehkan salah satu capres idola lo, kemudian
lo emosi, emosi lebih dalam, lebih dalam, semakin dalam, jauh semakin dalam lo emosi
dan akhirnya lo minum. Setelah lo minum,kemudian lo balik ngata-ngatain orang
yang ngejelekin capres idola lo tadi. Semua hewan kebun binatang memenuhi
timeline twitter. Alhasil, emosi memuncak
dan puasa lo kaga berkah.
Oke itu problem-problem yang terjadi dikaum remaja
alay zaman sekarang. Dan ada juga
problem yang terjadi dikaum anak-anak kecil pengguna twitter akibat kampanye di
social media.
Anak-anak kecil tetangga saya salah satu anak kecil
pengguna twitter, tentu saja mereka sudah bisa baca. Kalian tau apa yang terjadi
? Mereka musuhan,biasanya main kembang api bareng di halaman rumah,sekarang
main kembang api bareng di rumah masing-masing. Biasa bagi-bagi permen,sekarang
bagi-bagi bungkus permen.
Tiap ketemu
depan halaman pasti ledek-ledekan
“Ihh
Presidenmu jelek !”
“Presidenmu yang jelek !”
“Presidenku
ada garudanya !”
“Presidenku ada bantengnya,apa kamu ?”
“Biarin,ku unfoll kamu !”
Gak papa,ku spam kamu !”
Miris,ini sangat menghancurkan citra anak kecil
yang lugu.
Adalagi problem antar ibu rumah tangga,yahh ini
agak lucu. Biasanya mereka saling memamerkan hadiah dari suami sendiri, uang
bulanan dari suami sendiri, perhiasan dari suami sendiri dan kali ini mereka
saling memamerkan kehebatan, kekayaan capres *suami orang*
Mungkin itu aja kali guys,otak saya sangat dangkal
kalo ngomongin soal politik. Buat kalian semua yang besok menggunakan hak
sebagai warga negara untuk menetukan pahlawan lima tahun ke depan, ingat “JANGAN
PILIH DUA-DUANYA,PILIH SATU AJA. ENTAH BANTENG ATAU GARUDA YANG KALIAN
PILIH, SAYA CUMA PILIH YANG ADA GAMBAR BADAKNYA DAN HALAL.”


0 komentar